Friday, April 30, 2010

Mencari potensi itu...

Allahu Rabbi...
bagaimana hendak ku mulakan kembali?
2 hari lagi, genaplah 2 bulan rumah 'maya' kami ini sepi dari catatan baru. Terlalu banyak yang berlaku dalam tempoh itu, dan rugi sekali banyak yang tidak tercatatkan. Asam garam susah senang sebuah kehidupan buat muhassabah di masa depan... Di hari terakhir April ini, pada Jumaat Mubarak ini, ku kembali menyusun langkah itu..

I really love writting, and writting makes me happy. Boleh dikatakan sebagai hobiku. Yang pertama membaca, yang ke dua menulis. Hehehe, teringat masa muda cikgu selalu tanya, apa hobi awak? Hobi merupakan aktiviti rekreasi yang dilakukan pada masa lapang bagi menenangkan fikiran seseorang. Tengok sajalah definisinya, 'dilakukan pada masa lapang'! Aduh, ada sesiapa tahu masa lapang tu apa? Tapi aku percaya, sebenarnya masih ada banyak ruang untuk diperbaiki berkaitan pengurusan masa. Berkali-kali ustazahku berpesan, supaya tidak larut dengan rutin harian. Tidak larut dengan rutin D & T. Teruslah menggali potensi diri, katanya. 

Memetik pesanan beliau, katanya "Jangan pernah remehkan erti potensi yang kita miliki. Jangan pernah ada kata kesal atau bermalas-malas dalam benak kita, kalau kita hanya sebagai seorang ibu tanpa apa-apa pekerjaan lainnya.Tapi yang jelas, kita akan lebih bisa mengoptimalkan potensi kita dengan mengasahnya, dan menambah keilmuan-keilmuan yang membuatnya semakin luar biasa. Menambah ilmu dengan membaca. Mencari ilmu dengan belajar. Mengasah ilmu dengan diskusi. Menerapkan ilmu dengan praktik nyata." 

Melihat sekeliling, aku bangga mengenali mereka-mereka yang bersemangat tinggi dan berwawasan jauh. Lihat sahaja mereka, berbakti dan berdiri dengan kemampuan yang mereka miliki. Antara yang ramai itu, 
mereka penulis : Makcik Endok, Kak Laila, Kak Lina
mereka berniaga : Najah, Anfal, Intan, Timah
mereka aktivis : Ummi Roses, Dr. Hisham, Makcik Sumilah
dan mereka bukan hanya aktif dalam satu bidang, malah gabungan di antara bidang-bidang tersebut. 
Aku percaya, dalam diriku ada potensi besar dan kemampuan yang belum dikeluarkan sepenuhnya. Aku harus mempertajamnya dengan banyak membaca, menggali ilmu, berdiskusi dan mengamalkannya. InsyaAllah, aku mampu! Sahabatku, seandainya kau melihatku bagaikan pohon yang tidak tumbuh amalannya, tidak berbuah pohonnya, maka jadilah kalian seperti sinar mentari yang selalu memberikan kebaikan. Umpama fungsi cahaya matahari yang merupakan sebahagian dari fungsi kontrol kepada pepohon untuk berdiri teguh dengan akar yang kuat. Semoga kita bersama menjadi pohon yang banyak bermanfaat dan memberikan keberkahan buat orang lain.

"Barangsiapa membawa kebaikan, maka dia memperoleh balasan yang lebih baik daripadanya, sedang mereka merasa aman dari kejutan yang dahsyat pada hari itu (hari akhirat)" (QS 27:89)

Aku punya sebuah cita-cita...
dan ku harap bukanlah sekadar angan-angan yang menjadi khayalan....



Ummu Khaulah,
30 April 2010


Related Posts with Thumbnails